Waktu memang tidak
bisa di ulang, sekeras apapun kau berusaha untuk mengambalikannya, waktu akan
terus berjalan dengan semestinya. Begitulah yang aku sesalkan, jika tau pada
akhirnya akan seperti ini. Kita berpisah... tanpa ada kata perpisahan. Itu
sangat menyakitkan. Ketika malam sudah larut bahkan sampai malam sudah hilang
dan berganti dengan hangatnya matahari, ingatan itu selalu hidup bersama mata
yang seolah tidak mau menutup. Ingatan itu sangat menyakitkan.
Aku menjalani hidup
ini sediri dan sampai pada waktu kau datang dengan gagah dan menyelamatkan
hidupku dari kesepian. Ketika itu aku percaya bahwa kau adalah penyelamat hidupku.
Sampai pada akhirnya kita berpisah sekarang..
Bisakah kau
ingat? Bahwa aku pernah ada disisimu
walau hanya sesaat. Aku harap kau tidak melupakan apa yang pernah kita alami
dulu. Aku berpikir jika suatu saat kita bertemu di jalan secara tidak sengaja, maaf
jika penampilanku agak lusuh dan berantakan tapi aku janji jika itu terjadi,
aku akan terlebih dahulu lihat diriku di dalam kaca dan memperbaiki
penampilanku.
Oia. Apakah kau baik
baik saja? Aku sangat khuwatir. Walaupun Aku yakin kau sudah bahagia disana, tapi
aku tetap akan berdoa untkmu. Kamu yang sehat disana, milikilah kehidupan yang
bahagia dengan siapapun kau nanti.
Untuk yang
terakhirkalinya, Ingatlah.. (bahkan jika kau dengan orang lain) bahwa aku
pernah berada disisimu.